var id = "fed33c2a9876f8b1c59f2792927ebf55e352fa6b"; ?php body_class(); ?>>

5 Wilayah Ini Berpotensi Hujan Petir & Angin Kencang Peringatan Dini BMKG Selasa 20 Oktober 2020

0 Comments

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis informasi peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia. Informasi peringatan dini cuaca ekstrem ini berlaku untuk hari ini, Selasa (20/10/2020). BMKG melalui laman resmi , memprediksi terdapat5 wilayah berpotensi hujan petir dan angin kencang yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia.

Hari ini akan terjadi sirkulasi siklonik dan menyebabkan adanya daerah konvergensi yang memanjang. Daerah konvergensi terpantau memanjang dari pesisir barat Aceh hingga Semenanjung Malaysia bagian tengah. Selain itu konvergensi juga memanjang dari Papua Nugini bagian barat hingga Papua bagian barat.

Kondisi inilah yang dapat menyebabkan peningkatanpotensi pembentukan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut. Aceh Riau

Bengkulu Jambi Sumatera Selatan

Kepulauan Bangka Belitung Lampung Banten

Jawa Barat DKI Jakarta Jawa Tengah

Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat

Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Utara

Kalimantan Timur Kalimantan Selatan Papua

Sumatera Barat Nusa Tenggara Timur Sulawesi Tengah

Maluku Papua Barat Samudera Pasifik utara Halmahera bagian utara

Selat Sunda bagian selatan Perairan selatan Banten Samudera Hindia selatan Banten

Laut Sulawesi bagian timur Perairan Sangihe Perairan Talaud

Laut Maluku bagian utara Samudera Hindia barat Mentawai Samudera Hindia barat Bengkulu

Perairan selatan Jawa Timur Samudera Hindia selatan Jawa Timur Samudera Hindia selatan Jawa Barat

Samudera Hindia selatan Jawa Tengah Samudera Hindia barat Nias Samudera Hindia barat Lampung

Perairan barat Lampung Laut Jawa bagian tengah hingga timur Selat Makassar bagian tengah hingga utara

Perairan Kalimantan Utara Perairan Kep. Sangihe Kep. Talaud Pusat Tekanan Rendah (1005 hPa) terjadi di Samudera Pasifik timur Filipina.

Pola sirkulasi udara terpantau di Perairan utara Papua Barat. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Tenggara Barat Daya dengan kecepatan 6 20 knot sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Timur Tenggara dengan kecepatan 6 20 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Karimata, Perairan selatan Kalimantan, Laut Jawa, Selat Makasar bagian selatan dan Perairan selatan Jawa.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut. Perahu Nelayan(Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m) KapalTongkang(Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m)

Kapal Ferry(Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m) Kapal Ukuran BesarsepertiKapal Kargo/Kapal Pesiar(Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggidiminta agartetap selalu waspada.

Pembaruan informasi ini disampaikan pada Selasa (20/10/2020) oleh Deputi Bidang Meteorologi BMKG.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *