var id = "fed33c2a9876f8b1c59f2792927ebf55e352fa6b"; ?php body_class(); ?>>

Anggota Geng Motor yang Bacok Polisi di Cianjur Ternyata Pernah Dipenjara karena Serang Satpam

0 Comments

Seorang pemuda anggota geng motor berinisial LL (26) menjadi tersangka pembacokan polisi berinisial Briptu NA di Cianjur. Sebelumnya, LL ternyata pernah berurusan dengan polisi karena membacok seorang satpam. Akibat tindakannya, Briptu NA mengalami luka sobek 10 sentimeter di bagian kepala.

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai mengemukakan, LL sebelumnya juga pernah berurusan dengan polisi lantaran kasus pembacokan. LL diketahui pernah membacok seorang satpam. "Tersangka ini juga seorang residivis untuk kasus yang sama. Pernah membacok petugas satpam di wilayah Karangtengah," kata dia.

Mochamad Rifai mengemukakan, Minggu (16/8/2020) malam, pelaku bersama kelompok geng motornya melakukan konvoi kendaraan. Sebelum insiden terjadi, beberapa gerombolan itu memukul mukul kendaraan lain sehingga mengganggu lalu lintas. Kemudian ketika melintas di bundaran Tugu Lampu Gentur, kelompoknya diberhentikan oleh polisi.

Para petugas kepolisian itu memang tengah mengatur lalu lintas di wilayah tersebut. "Tersangka ini tidak terima dan langsung membacok, yang kena salah satu anggota kami di lapangan," kata Rifai, Senin (17/8/2020). Usai kejadian itu, polisi menangkap 21 orang yang diduga terlibat.

Satu orang yakni LL kemudian ditetapkan sebagai tersangka. "Dari 21 orang yang sebelumnya sempat kami amankan, kami intensifkan pemeriksaan terhadap empat orang. Salah satunya sudah kami tetapkan ini (tersangka), tiga lainnya masih diperiksa sebagai saksi," ujar dia. Atas perbuatan yang dilakukan itu, tersangka, lanjut Rifai, akan dikenakan pasal berlapis.

Yaitu Pasal 351 Ayat 2 KHUP tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana 5 tahun penjara, dan Pasal 2 Ayat 1 Undang Undang Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *