Harus Masuk Rumah Sakit, Tony Ferguson Unggah Wajah Babak Belur Seusai Kalah dari Justin Gaethje

0 Comments

Pukulan pukulan telak dari Justin Gaethje pada laga UFC 249 membuat petarung UFC, Tony Ferguson, dinyatakan kalah TKO (Technical Knock Out) tapi juga membuatnya harus dirawat di rumah sakit. Seusai pertarungan, wajah Tony tampak babak belur saat berada di rumah sakit. Hal itu terlihat dari foto yang dia unggah selepas pertarungan.

Tony Ferguson tumbang dari Justin Gaethje dalam UFC 249 di VyStar Veterans Memorial, Florida, AS, Sabtu (9/5/2020) waktu setempat atau Minggu siang WIB. Gaethje berhasil dinyatakan menang atas Ferguson secara TKO pada ronde kelima. Bukan cuma itu, Gaetjhe juga memberikan 'suvenir' untuk Ferguson.

Tulang orbital Ferguson patah setelah menerima 100 pukulan di kepala dari Gaetjhe. Selain menderita patah tulang orbital, Tony Ferguson juga mengalami pembengkakan signifikan di wajah, termasuk luka di sekitar kedua matanya dan di pipi kanannya. Ferguson tampaknya sudah melupakan kekalahannya dari Gaethje.

Dikutip BolaSport.com dari The Daily Mail , Ferguson menggunggah fotonya bersama sang istri, Cristina, untuk memperingati Hari Ibu di Amerika Serikat. "Aku mencintaimu. Terima kasih sudah menjagaku dan Selamat Hari Ibu! " tulis Ferguson pada captionnya. Sosok berjulukan El Cucuy tersebut juga mengunggah videonya menari di kamar rumah sakit tempat dia dirawat, meski masih harus menggunakan infus.

"Momen ketika Anda diperbolehkan pulang dari rumah sakit #BiarkanAkuKeluar," tulis Ferguson. Statistik mencatat, Ferguson dihajar Justin Gaethje sebanyak 143 kali, dengan rincian 100 kali di kepala, 30 kali di kaki, dan 13 kali di badan. Tak cuma kehilangan titel, catatan kemenangan beruntun Ferguson yang sebelum bertemu Gaethje berjumlah 12 kali juga ikut tercoreng.

Melalui hasil ini, Justin Gaethje meraih sabuk juara interim dan selanjutnya akan melawan Khabib Nurmagomedov (Rusia). Tony Ferguson sebenarnya dijadwalkan menghadapi Khabib Nurmagomedov pada 18 April lalu. Namun, pandemi covid 19 membuat Khabib tak bisa meninggalkan Rusia. Dia akhirnya memilih mundur.

Ini kali kelima rencana pertarungan keduanya gagal digelar.Justin Gaethje selanjutnya terpilih menjadi lawan tanding Ferguson. Berikut rangkuman sejumkah fakta kekalahan Tony Fergoson seperti dilansir BolaSport.com: Tony Ferguson mengawali pertarungan dengan catatan 12 kemenangan beruntun di divisi ringan UFC, termasuk kemenangan atas Donald Cerrone, Danny Castillo, dan Anthony Pettis yang juga berasal dari AS.

Ferguson telah bertarung 28 kali dan hanya menelan tiga kekalahan. Meski menelan tiga kekalahan, Ferguson mencatatkan 12 kemenangan beruntun dan tidak pernah kalah sejak 2012. Kekalahan yang diterimanya juga lewat keputusan angka. Kekalahan ini membuat Ferguson total sudah menelan empat kekalahan.

Selain kecewa karena kekalahan ini, Tony Ferguson juga masih memendam rasa kurang puas setelah dia gagal berjumpa dengan Khabib Nurmagomedov. Sebelumnya, kedua petarung tersebut dijadwalkan bertemu di arena Oktagon pada 18 April lalu namun hal itu urung terwujud karena beberapa kendala. Tony Ferguson kembali memberikan sindiran untuk Khabib Nurmagomedov sebagai ungkapan kekecewaannya setelah bertarung.

Tony Ferguson menilai bahwa dia masih jauh lebih baik dibandingkan Nurmagomedov sebab masih mau tampil pada UFC 249 meskipun menelan kekalahan. Dia juga mengakui bahwa Justin Gaethje memang pantas mendapatkan gelar interim kelas ringan UFC karena tampil mengesankan. Batal menghadapi Khabib Nurmagomedov juga membuat petarung berusia 36 tahun itu merasa bahwa masa persiapan yang telah dilakukan sejak November 2019 berakhir dengan sia sia.

Kepala Ferguson terkena 100 pukulan dari Gaethje berdasarkan data statistik dalam laga perebutan juara interim kelas ringan UFC tersebut. Jumlah ini menjadi yang terbanyak dari pukulan Gaethje yang mendarat di bagian tubuh lain dari Tony Ferguson yakni badan (13 kali) dan kaki (30). Dengan kondisi Tony Ferguson yang sudah bersimbah darah, wasit Herb Dean yang memimpin memutuskan untuk mengakhiri laga tersebut dengan memberikan kemenangan TKO untuk Gaethje.

Hasil ini merupakan kekalahan pertama yang diderita Tony Ferguson seusai tumbang di tangan Michael Johnson pada Mei 2012. Pertarungan antara Ferguson dan Gaethje tidak hanya memberi kekalahan bagi Ferguson. Namun, memberi dampak bagi fisik Ferguson. Ferguson dihajar Justin Gaethje sebanyak 143 kali, dengan rincian 100 kali di kepala, 30 kali di kaki, dan 13 kali di badan.

Akibatnya, petarung berjulukan El Cucuy itu kini dilaporkan mengalami patah ulang orbital. Selain menderita patah tulang orbital, Tony Ferguson juga mengalami pembengkakan signifikan di wajah, termasuk luka di sekitar kedua mata dan di pipi kanannya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *