Impian Besar yang Ingin Ditorehkan Maddison Bersama Leicester City

0 Comments

James Maddison baru baru ini bercerita perihal harapan dan impian besar yang ingin ia capai bersama timnya, Leicester City. Maddison mampu tampil luar biasa semenjak Leicester City ditangani oleh Brendan Rodgers. Performa mengkilap pemain asal Inggris tersebut telah membuat namanya dipanggil oleh Gareth Southgaet untuk bergabung dengan skuat timnas.

Maddison kini telah mengoleksi 16 gol dan 10 assist semenjak bergabung dengan Leicester City sejak dua tahun silam. Kepiawaiannya mengontrol permainan, akurasi umpan, dan kualitas tendangan bebas yang ia miliki menjadi kekuatan seorang Maddison. Ketika ditanya perihal harapannya soal nasib kelanjutan kompetisi Liga Inggris pada musim ini.

Maddison mengatakan dirinya mendukung penuh segala cara yang ingin dilakukan agar kompetisi musim ini dilanjutkan. Pemain berusia 23 tahun tersebut secara khusus memiliki harapan agar timnya mampu menyelesaikan musim ini dengan sebaik baiknya. Tak sungkan, Maddison berharap Leicester City mampu menyegel satu tempat untuk berlaga dalam ajang Liga Champions pada musim depan.

"Menjelang akhir musim kedua saya sekarang, kita berada di zona Liga Champions, semoga saja kita dapat mengakhir musim ini dan menyelesaikan pekerjaan dengan baik," ungkap Maddison seperti dikutip dari . "Rodgers menyuruh saya bekerja keras, menekan lebih keras dan mengubah saya menjadi nomor delapan yang bisa melakukan pekerjaan pertahanan juga, saya bersyukur untuk itu," lanjut pemain Timnas Inggris tersebut. Dalam keberjalanan musim ini, performa Maddison sebagai gelandang sentral Liecester City cukup mengesankan.

Ia rata rata mampu melakukan operan kunci 2,7. Sleain itu mampu membuat tekel rata rata 1,9 per pertandingan. Lebih lanjut, Maddison sangat berharap bisa mewujudkan impian besarnya untuk membawa Leicester City meraih gelar pada musim musim mendatang.

Ia sadar sebagai seorang pesepak bola terkadang penghargaan individu tidak cukup. Mengingat, seorang pesepak bola juga harus mampu meraih gelar juara bersama tim yang ia bela sebagai wujud dari kesuksesan dalam meniti karier. Maddison mencoba mengingat sekaligus menyesali perihal momen tersingkirnya Leicester City dalam babak semifinal Piala Carabao pada musim ini.

"Saya akan mengatakan saya memiliki lemari piala tetapi saya tidak punya, banyak penghargaan individu dan lainnya tetapi tidak ada piala," sesal Maddison. "Saya ingin piala, ketika kami kalah dari Aston Villa di semifinal Piala Carabo, itu adalah perasaan yang belum pernah saya rasakan sebelumnya dan saat itulah saya tahu sesuatu harus berubah," tutupnya. Maddison sendiri merupakan pemain yang memiliki peran utama sebagai gelandang serang dari permainan tim.

Kepiawaiannya mengontrol permainan, akurasi umpan, dan kualitas tendangan bebas yang ia miliki menjadi kekuatan tersendiri bagi Maddison. Pemain Timnas Inggris tersebut telah terikat kontrak sampai 2023 oleh manajemen The Foxes.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *