Sayit witha Article

Blog Sayit witha

Jangan Lakukan Hal Ini Kalau Tidak Ingin Dibenci Pramugari Selama Penerbangan

Jangan Lakukan Hal Ini Kalau Tidak Ingin Dibenci Pramugari Selama Penerbangan

Bertugas menjaga dan memberikan kenyamanan penumpang selama terbang menjadi tanggung jawab besar bagi pramugari. Buat penumpang pesawat yang menikmati perjalanannya tentu menjadi hal mudah bagi pramugari untuk mengaturnya. Namun ada kalanya penumpang yang membuat pramugari merasa kesal atau jengkel atas kelakuan penumpang di pesawat.

Seorang pramugari yang tidak menyebutkan namanya ini mengungkapkan satu kelakuan penumpang yang membuat pekerjaan mereka semakin sulit. "Saya tidak keberatan ketika mengantarkan makanan ringan (untuk penumpang). Tapi saya benci kalau ada penumpang yang memencet bel panggilan mereka beberapa kali," tulis pramugari dalam forum Reddit. Pramugari itu melanjutkan, "(Pernah kejadian) dalam penerbangan internasional di mana ada anak kecil bermain main dengan memencet tombol bel beberapa kali. Jadi kami menonaktivkan suara bel itu di seluruh pesawat dan mengabaikannya. Tapi ketika pramugari lewat di kabin pesawat, penumpang pria langsung menghentikannya dan berteriak padanya".

Dilaporkan dalam , bel panggilan itu memang disediakan untuk penumpang dan boleh dipencet kalau memang penumpang membutuhkan bantuan mendesak dari kru kabin. Namun tampaknya sejumlah penumpang masih ada yang belum tahu kalau bel itu disediakan untuk urusan darurat. "Saya seorang kru kabin. Dan kecuali kamu (ada kondisi darurat) seperti sakit maka jangan pernah 'ding' (menekan tombol)," ucap pramugari.

"Ini sama saja dengan menyentikkan jari ketika kamu ada di restoran," lanjutnya. Pramugari lainnya turut berkata, "Kamu boleh saja 'ding' (menekan tombol) untuk minta minuman lagi, namun ketika saya ingin berhenti melayanimu maka akan saya lakukan". Sebaliknya, penumpang juga akan diberi tahu kalau mereka ingin meminta makanan ringan atau minum tambahan maka harus pergi ke dapur.

Perihal menekan bel panggilan memang menjadi perdebatan di kalangan kru kabin berbagai maskapai penerbangan. Sebelumnya, pramugari Annette Long yang sudah bekerja di industri penerbangan selama 13 tahun mengemukakan bahwa ada benar dan salahnya ketika memanfaatkan bel panggilan. Katanya, bel panggilan tersebut boleh digunakan tergantung dengan alasan penggunaan.

"Kami tidak suka kalau ada penumpang yang memencet bel itu ketika pramugari baru saja jalan melewati lorong kabin," katanya. “(Kejadian) ini terjadi sepanjang waktu. Kami baru saja berjalan melewati lorong kabin sebanyak tiga kali untuk membersihkan sampah, dan saya baru saja kembali ke dapur, lalu saya mendengar 'ding dong'," lanjutnya. "Lalu ketika saya pergi menemui penumpang itu, dia hanya memberikan sampahnya pada saya untuk dibuangkan," sambungnya.

Pramugari itu langsung memperingatkan padanya dengan mengatakan kalau bel panggilan boleh digunakan ketika penumpang merasa tidak enak badan, menderita penyakit darurat, atau butuh bantuan saat tanda sabuk pengaman menyala. Jika sabuk pengaman tidak perlu diikat, penumpang bebas pergi ke dapur untuk mencari bantuan dari staf. Namun, beberapa penumpang membantah aturan ini.

Seorang penumpang bahkan ada yang tidak setuju dengan mengatakan kalau mereka membayar tiket pesawat maka berhak jika menggunakan bel panggilan setiap saat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*