Mentan Syahrul Yasin Limpo Panen Bawang Merah di Bantaeng, Berharap Perbankan Permudah Akses KUR

0 Comments

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo melakukan panen bawang merah di Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (30/7/2020). Melanjutkan rangkaian kunjungannya setelah menghadiri panen pedet di Kabupaten Sinjai, di hadapan petani bawang yang hadir, Mentan Syahrul Yasin Limpo mengaku bahagia. "Saya senang dan bahagia melihat pertanaman di sini. Dan akan lebih bahagia lagi apabila pihak perbankan support, membantu petani bawang Bantaeng dengan mempermudah akses KUR," kata Syahrul Yasin Limpo disambut tepuk tangan hadirin.

Dalam siaran pers Kementerian Pertanian RI, Syahrul mengatakan apa yang diupayakan pihak Kementan bukan hanya untuk kepentingan sesaat saja, tetapi menyangkut eksistensi dalam berbangsa dan bernegara serta masa depan generasi penerus nanti. "Tugas kita sekarang adalah mengelola sumber daya dan potensi yang ada dengan baik, agar terus berproduksi. Sepanjang tahun 2019, alhamdulillah produksi bawang merah kita melimpah hingga 1,58 juta ton dan mampu memenuhi kebutuhan seluruh rakyat Indonesia," kata Syahrul Yasin Limpo. Sementara itu, Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin dalam sambutannya merasa bangga dan mendapatkan kehormatan atas kehadiran Mentan SYL dan rombongan di sentra pengembangan bawang merah di daerahnya.

"Kami laporkan Pak Menteri, Kecamatan Uluere ini merupakan sentra pengembangan hortikuktura, selain bawang merah, ada juga kentang, wortel dan kubis," kata Ilham Syah Azikin. Varietas bawang merah yang ditanam menurut Ilham Syah Azikin adalah Lokana, dengan potensi penanaman seluas 1.700 hektar dengan potensi produksi 20 ton per hektar. "Selain untuk memenuhi kebutuhan lokal. Bawang merah kami juga memasok kebutuhan di Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Kalimantan dan Papua," katanya.

Ilham Syah Azikin mengatakan Bantaeng sebagai daerah pertanian memiliki komitmen mendukung program Kementan yaitu Gedor Horti, mendorong produksi, daya saing dan ramah lingkungan. "Kami berharap dengan dukungan Kementan dan perbankan, produksi bawang merah Bantaeng bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan nasional tapi juga bisa untuk diekspor," kata Ilham Syah Azikin.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *