var id = "fed33c2a9876f8b1c59f2792927ebf55e352fa6b"; ?php body_class(); ?>>

Panti Pijat & Spa Dilarang Beroperasi Tempat Karaoke Kasus Covid-19 di Tangerang Meningkat

0 Comments

Dampak kasus virus corona atau Covid 19 di Kota Tangerang meningkat, membuat Satpol PP Kota Tangerang tak tinggal diam. Walau sebelumnya Pemerintah Kota Tangerang melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), namun Satpol PP Kota Tangerang tetap jalankan penertiban, salah satunya penertiban praktik prostitusi. Dinilai melanggar protokol kesehatan, tempat hiburan seperti tempat karaoke dan panti pijat di Kota Tangerang disegel Satpol PP Kota Tangerang.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kasatpol PP Kota Tangerang Agus Henra. "Termasuk meminta tempat hiburan agar memberhentikan operasionalnya," ujar Agus kepada Warta Kota , Rabu (2/9/2020). Agus menyebut lokasi lokasi hiburan ditutup terlebih dahulu dan tak diizinkan untuk kontak fisik terlebih adanya keramaian.

"Tempat karaoke tidak boleh beroperasi," ucapnya. Termasuk juga sejumlah spa dan panti pijat. Aparat pun melakukan razia gencar gencaran.

"Panti pijat kami razia dan ditemukan ada praktik prostitusi di dalamnya," kata Agus. Dirinya menegaskan jika pengelola tempat hiburan membandel, maka jajarannya tak segan untuk beri ganjaran. "Sanksi kita berikan langsung penyegelan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasus virus corona atau Covid 19 di Kota Tangerang terus meningkat. Maka itu sejumlah petugas kerap melakukan berbagai langkah penertiban, salah satunya penertiban prostitusi. Saat ini, praktik prostitusi yang mulai menjamur di kota berjuluk Akhlakul Karimah itu.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kasatpol PP Kota Tangerang Agus Henra. "Kami kembali meningkatkan pengetatan PSBB, dikarenakan angka kasus Covid 19 makin tinggi," ujarnya Agus kepada Warta Kota, Rabu (2/9/2020). Agus menyatakan pihaknya langsung melakukan penelusuran terhadap tempat tempat yang disinyalir terdapat praktik prostitusi, yang juga dalam kerumunan dan terjadi kontak fisik.

"Kami punya dua pola dalam penegakan Perda ini. Pertama lakukan sosialisasi, kedua langsung menggelar razia," ucapnya. Alhasil jajarannya berhasil membongkar bisnis gelap esek esek itu. Mulai dari kalangan atas hingga bawah.

"Ditemukan ada sejumlah praktik prostitusi di apartemen," kata Agus. Agus meminta agar pengelola apartemen bisa bekerja sama dalam pemberantasan praktik prostitusi ini. Sejumlah petugas tetap terus menggelar berbagai operasi.

"Hari ini juga kami lakukan razia ke apartemen Victoria Park. Kemarin ada pula penggerebekan di tempat panti pijat yang didalamnya terdapat praktik prostitusi" "Kalau ada pelanggaran semacam ini, kami tidak segan segan lakukan penyegelan," ungkapnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *