Sayit witha Article

Blog Sayit witha

Tag Archive : corona

Mengenal Manfaat dan Efek Samping Vaksin Corona

Vaksin Corona kini menjadi hal yang sedang diupayakan oleh pemerintah. Baik pembuatan di perusahaan farmasi di negeri ini atau pun mengambil vaksin dari negara lain yang telah mendapatkan uji klinis hingga tahap akhir dan dinyatakan aman untuk digunakan.

Pemerintah melalui kementerian kesehatan sedang mengupayakan jalannya vaksin dari luar ke Indonesia. Hal itu mencakup proses pengadaan vaksin, persiapan penyuntikan, hingga pelaksanaan vaksinasi yang akan dilakukan pada awal tahun 2021 masyarakat.

Sayangnya, di Indonesia sendiri vaksin penanganan virus Corona ini masih menjadi perdebatan di masyarakat. Dimana, tak semua lapisan masyarakat menerima adanya vaksin tersebut untuk pencegahan dan pengobatan terhadap virus Covid-19. Ada berbagai faktor yang menyebabkan penolakan terhadap vaksin Covid-19.

Terlepas dari penolakan maupun penerimaan masyarakat, perlu diketahui bahwa selain memiliki manfaat, vaksin untuk penanganan virus Corona ini juga memiliki efek samping setelah disuntikkan ke dalam tubuh.

Manfaat Vaksin Corona

Beberapa pakar vaksin menyatakan bahwa vaksin Corona memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan efek samping yang ditimbulkannya. Dr. Dirga Sakti Rambe M.Sc, Sp.PD selaku salah satu pakar vaksin juga mengatakan bahwa efek samping setelah vaksinasi atau yang disebut dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) tergolong ringan dan hanya berlangsung satu hari setelah disuntikkan ke dalam tubuh.

Sementara, manfaat yang ditimbulkannya lebih besar dan sangat penting bagi kondisi tubuh di saat pandemi seperti saat ini. Ahli Virus yang juga menjabat sebagai Direktur Utama RS Unair, Prof Dr dr Nasronudin SpPD K-PTI FINASIM menyatakan bahwa vaksin dapat merangsang sel tubuh manusia dan mencegah masuknya virus ke dalam tubuh.

Dengan kata lain, vaksin berguna untuk meningkatkan kekebalan atau imunitas dengan cara merangsang atau menginduksi sel tubuh manusia. Hal itu tentunya akan membuat tubuh manusia kebal dan bisa menanggulangi virus SARS-CoV-2 yang masuk ke dalam tubuh.

Efek Samping Vaksin Corona

Sama halnya dengan jenis vaksin lainnya, di balik manfaat yang diberikan, vaksin Corona juga dapat menimbulkan efek samping setelah dilakukannya vaksinasi terhadap tubuh manusia. Efek samping yang ditimbulkan berbeda pada setiap individu, mulai dari ringan hingga berat. Hal itu bisa dikarenakan oleh beberapa faktor, seperti kondisi tubuh yang kurang baik saat vaksinasi.

Hingga saat ini pun, vaksin untuk penanganan virus Covid-19 masih dilakukan uji klinis hingga dinyatakan aman untuk digunakan. Meski hasilnya nanti dinyatakan aman, tetapi setiap obat-obatan tetap memiliki efek samping yang dapat mengganggu kesehatan individu yang mendapat suntikan.

Adapun beberapa efek samping yang ditimbulkan pasca vaksinasi virus corona yaitu sebagai berikut:

  • Demam ringan
  • Nyeri atau kemerahan pada area penyuntikan vaksin
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan sendi di area suntikan

Efek samping di atas tergolong efek samping ringan yang ditimbulkan oleh setiap jenis vaksin, termasuk vaksin Covid-19. Hal itu menandakan tubuh telah menerima vaksin dan sedang membentuk imunitas atas virus Corona. Namun, hal itu tentunya membuat Anda merasa tidak nyaman. Untuk itu, Anda perlu melakukan beberapa hal seperti lebih banyak mengonsumsi air putih dan obat pereda nyeri sesuai anjuran dokter.

Untuk mendapatkan info lebih lanjut mengenai efek samping dan apa yang harus dilakukan jika Anda mengalaminya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter yang kompeten melalui konsultasi online di aplikasi atau pun website Halodoc.

Aplikasi dan website Halodoc merupakan perusahaan digital berbasis kesehatan yang bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan informasi terkait rumah sakit, obat, dan lainnya. Di sana terdapat beberapa fitur untuk memudahkan Anda mendapatkan solusi yang diinginkan.

Demikian artikel mengenai manfaat dan efek samping yang ditimbulkan dari vaksin Corona. Semoga bermanfaat.

636 Ribu Orang Total Konfirmasi Positif Covid-19 Penambahan 6.725 Kasus Pada 16 Desember

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid 19 memperbarui soal data jumlah pasien positif corona di Indonesia, pada Rabu (16/12/2020). Dilihat dari data di situs resmi covid19.go.id, pasien terkonfirmasi sebanyak 6.725 orang, sehingga total kasus positif Covid 19 sebanyak 636.154 orang. Angka tambahan ini seperti diketahui meningkat ketimbang pada hari Selasa kemarin, yang mencapai 6.120 kasus.

Data tersebut juga menunjukkan penambahan pasien sembuh mencapai 5.328 orang. Adapun total pasien sembuh secara keseluruhan sebanyak 521.984 orang. Sementara jumlah yang meninggal dunia menjadi 19.248 orang setelah ada penambahan kasus meninggal hari ini sebanyak 137 orang. Jumlah Suspek yang dipantau per hari ini tercatat sebanyak 62.364 orang. Adapun spesimen yang diperiksa hari ini sebesar 61.291 spesimen.

Seperti diketahui, pada Selasa (15/12/2020) kemarin, kasus positif Covid 19 total sebanyak 629.429 kasus. Sementara, jumlah pasien sudah sembuh menjadi 516.656 orang. Adapun total pasien meninggal dunia sejumlah 19.111 orang.

Pasien Positif Tambah 4.192 Meninggal 109 Sembuh 2.927 UPDATE Corona 24 November

Update Jumlah pasien positif virus corona atau Covid 19 di Indonesia yang tercatat pada Selasa (24/11/2020) pukul 12.00 WIB. Jumlah positif Corona tercatat 4.192 penambahan, dari sebelumnya 502.110 kasus. Sehingga, total kasus Covid 19 di Indonesia sejak terkonfirmasi pada 2 Maret lalu menjadi 506.302 kasus.

Hal itu disampaikan dalam website resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, pada Selasa (24/11/2020) sore. Kabar baiknya, ada sejumlah 2.927 pasien yang berhasil sembuh. Artinya jumlah pasien sembuh menjadi 425.313 dari pasien sebelumnya sebanyak 422.386 pasien.

Sementara, jumlah pasien positif Covid 19 yang dinyatakan meninggal dunia juga bertambah sebanyak 109 orang. Sehingga total pasien meninggal dunia akibat virus corona menjadi 16.111 orang, dari sebelumnya 16.002. Penambahan kasus positif tersebut tersebar diseluruh provinsidi Indonesia.

Provinsi DKI Jakarta kinimenjadi provinsi dengan jumlah kasus terbanyak. Disusul dengan Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan. Menurut WHO , Langkah langkah perlindungan dari virus corona adalah tetap mengetahui informasi terbaru tentang wabah COVID 19.

Hal tersebut tersedia di situs web WHOatau melalui otoritas kesehatan publik nasional dan lokal. Cara mencegah kemungkinan terinfeksi COVID 19 adalah dengan melakukan beberapa tindakan pencegahan sederhana seperti berikut ini: Secara teratur dan menyeluruh bersihkan tangan Anda dengan gosok berbasis alkohol atau cuci dengan sabun dan air.

Alasannya, mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan gosok tangan berbasis alkohol dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan. Pertahankan jarak setidaknya 1 meter dari siapa saja yang batuk atau bersin. Ketika seseorang batuk atau bersin, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus.

Jika terlalu dekat, maka tetesan air bisa terhirup, termasuk virus COVID 19 jika orang tersebut menderita batuk. Tangan menyentuh banyak permukaan dan dapat terpapar virus. Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut.

Dari sana, virus bisa masuk ke tubuh dan bisa membuat sakit. Pastikan orang orang di sekitarmu, mengikuti 'kebersihan pernapasan' yang baik. Ini berarti menutupi mulut dan hidung dengan siku atau jaringan yang tertekuk saat batuk atau bersin.

Karena tetesan yang tertampung pada tisu bisa menyebarkan virus. Dengan mengikuti kebersihan pernapasan yang baik, maka bisa melindungi orang orang di sekitarmu dari virus seperti flu dan COVID 19. Jika mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, cari bantuan medis dan hubungi terlebih dahulu dan ikuti arahan otoritas kesehatan setempat.

Otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah setempat. Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan bisa dengan cepat mengarahkan ke fasilitas kesehatan yang tepat. Ini juga akan melindungimu dan membantu mencegah penyebaran virus dan infeksi lainnya.

Ikuti perkembangan COVID 19 terbaru (kota atau area lokal di mana COVID 19 menyebar luas). Jika memungkinkan, hindari bepergian ke tempat tempat tersebut terutama untuk orang yang lebih tua atau menderita diabetes, penyakit jantung, atau paru paru. Karena memiliki peluang lebih tinggi untuk terkena COVID 19 di salah satu area ini.

WHO Buka Suara Vaksin Covid-19 Segera Diedarkan hingga Disebut Punya Potensi Mengubah DNA Manusia

Kabar gembira baru saja diberikan pemerintahterkait kabar segera diedarkannya vaksin Covid 19 ke Indonesia. Vaksin Covid 19 kabarnya akan segera siap dilakukan pada sekitar awal November 2020 mendatang. Nantinya akan ada 6,5 juta dosis vaksin corona buatan China yang siap disuntikkan pada awal November 2020.

Vaksin corona yang siap digunakan dalam waktu dekat ini yaitu vaksin Covid 19 buatan China, antara lain Cansino, Sinopharm, hingga Sinovac. Dengan adanya vaksin ini, Pemerintah diharapkandapat memastikan agar seluruh masyarakat mendapatkan vaksin Covid 19, khususnya masyarakat yang kurang mampu dan rentan tertular. Kabar terbaru terkait vaksin Covid 19 di Indonesia,beredar pesan berantai yang menyatakan bahwa vaksin Covid 19 berpotensi mengubah DNA manusia.

Terkait kabar tersebut, WHO pun buka suara dan memberikan kebenaran yang sebenarnya terkait hal tersebut.

Doni Monardo Serukan Liburan Aman Covid-19 & Nyaman Tanpa Kerumunan

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 Doni Monardo mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan Covid 19. Termasuk, saat memasuki libur panjang pada akhir bulan Oktober 2020 ini. Doni meninta agar masyarakat tetap aman saat belibur dan menerapkan 3M. (Menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Hal itu disampaikan Doni usai Ratas melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (19/10/2020). "Liburan yang aman dan juga yang nyaman tanpa kerumunan. Artinya harus betul betul mematuhi prokotokol kesehatan," kata Doni. Kepala BNPB ini juga menyampaikan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari Menko PMK Muhadjir Effendy dan Mendagri Tito Karnavian soal antisipasi lonjakan masyarakat yang ingin berlibur. Doni mengatakan, nantinya pemerintah pusat dan daerah akan mendukung penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata.

Tentunya, langkah itu sesuai arahan Presiden Jokowi agar tak terjadi lonjakan kasus positif Covid 19 usai libur panjang. "Kerjasama antara pusat dan daerah didukung oleh seluruh komponen tentunya menjadi salah satu cara kerja kita yang paling efektif," ucap Doni.