Sayit witha Article

Blog Sayit witha

Tag Archive : kesehatan

Cara Meredakan Nyeri Haid Secara Alami serta dengan Bantuan Obat agar Rasa Nyeri Hilang

Berikut cara meredakan nyeri haid secara alami maupun dengan batuan obat. Cara cara ini dirasa efektif untuk menghilangkan rasa nyeri saat haid. Hal umum ketika wanita sedang haid merasakan rasa tidak nyaman di sekitar perut.

Terkadang rasa tidak nyaman terasa sejak pra menstruasi hingga beberapa hari saat haid. Selama menstruasi, otot otot rahim wanita akan berkontraksi untuk membantu melepaskan lapisan pembuluh darah yang menumpuk. Pada kondisi ini, wanita terkadang akan mengalami kram perut, yang merupakan tanda otot rahim sedang bekerja.

Sedangkan beberapa wanita lainnya bisa jadi mengalami kram yang disertai dengan rasa mual, muntah, sakit kepala, dan bahkan diare. Tingkatan nyeri haid yang dirasakan tiap wanita memang dapat bervariasi. Dokter tidak yakin mengapa beberapa wanita mengalami nyeri haid dan yang lainnya tidak.

Tetapi, beberapa faktor ini disinyalir berhubungan dengan rasa sakit yang lebih hebat: Mengalami aliran darah yang deras Memiliki anak pertama

Berusia di bawah 20 tahun atau baru saja memulai menstruasi Memiliki produksi berlebih atau kepekaan terhadap prostaglandin, hormon yang memengaruhi rahim Faktor lain termasuk endometriosis (pertumbuhan jaringan rahim yang tidak normal) dan penggunaan alat kontrasepsi

Untuk kram perut ringan dan sementara akibat haid, beberapa pengobatan rumahan tersedia guna membantu meredakannya. Berikut ini beberapa tips atau cara menghilangkan nyeri haid yang dapat dicoba: Melansir Health Line , obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) adalah bentuk pereda nyeri utama yang dijual bebas yang direkomendasikan untuk nyeri haid dan perdarahan menstruasi yang berat.

NSAID termasuk ibuprofen (Advil) dan naproxen (Aleve). Obat obatan ini dapat membantu menurunkan produksi prostaglandin dalam tubuh. Seperti diketahui, ada pendapat yang mengaitkan penyebab nyeri haid dengan hormon prostaglandin yang dikeluarkan oleh endometrium (lapisan terdalam rahim yang luruh saat haid), yang menyebabkan kontraksi rahim dan mengakibatkan nyeri.

Menerapkan panas ke perut dan punggung bawah saat mengalami nyeri haid dapat mengurangi rasa sakit. Sebuah studi pada 2012 yang berfokus pada 147 wanita berusia 18 hingga 30 tahun yang memiliki siklus menstruasi teratur menemukan bahwa heat patch pada suhu 40 derajat Celsius sama efektifnya dengan ibuprofen. Jika tidak memiliki botol air panas atau bantal pemanas, Anda bisa memilih untuk mandi air hangat atau gunakan handuk panas.

Anda juga bisa membuat bantal pemanas sendiri, berikut caranya: Potong dan jahit dua lembar kain menjadi satu, sisakan lubang di bagian atas Isi dengan beras mentah dan jahit lubangnya

Panaskan dalam microwave selama beberapa menit ke suhu yang diinginkan Ingat, jangan terlalu panas Lalu dinginkan, jika perlu

Atau bungkus pembalut buatan sendiri dengan handuk untuk mengurangi perpindahan panas Terapi pijat selama kurang lebih 20 menit dapat membantu mengurangi nyeri haid. Sebuah studi pada 2010 mengamati 23 wanita dengan nyeri haid yang disebabkan oleh endometriosis.

Para peneliti menemukan bahwa pijat dapat secara signifikan mengurangi rasa sakit segera dan sesudahnya. Terapi pijat untuk menstruasi melibatkan penekanan pada titik titik tertentu seperti di sekitar perut, bagian perut samping, dan punggung. Menambahkan minyak esensial untuk gaya pijat aromaterapi mungkin memiliki manfaat tambahan.

Sebuah studi pada 2012 membagi 48 wanita yang mengalami nyeri haid menjadi dua kelompok, yakni satu kelompok menerima krim yang mengandung minyak esensial, sementara yang lain menerima krim yang mengandung wewangian sintetis. Kelompok yang menggunakan minyak esensial mengalami penurunan jumlah dan durasi nyeri yang signifikan. Para peneliti menggunakan campuran lavender, clary sage, dan minyak marjoram dalam penelitian ini.

Anda bisa membeli minyak pijat beraroma dengan bahan serupa atau membuatnya sendiri. Anda harus selalu mengencerkan minyak esensial dengan minyak pembawa. Contohnya termasuk minyak sayur atau kacang seperti minyak biji anggur atau minyak almond manis.

Konsentrasi yang aman adalah satu tetes minyak esensial per sendok teh minyak pembawa. Saat menstruasi, sebaiknya wanita menghindari makanan yang menyebabkan kembung dan retensi air. Beberapa makanan penyebab terbesar kondisi tersebut, termasuk:

Makanan berlemak Alkohol Minuman berkarbonasi

Kafein Makanan asin Mengurangi atau menghentikan makanan ini dapat membantu meredakan kram dan mengurangi ketegangan saat mengalami nyeri haid.

Sebagai gantinya, cobalah teh jahe atau mint yang menenangkan (bebas kafein) atau air panas yang diberi rasa lemon. Jika Anda membutuhkan rasa manis, lebih baik ambil camilan buah buahan seperti stroberi atau raspberry. Sejumlah tanaman herbal terbukti mengandung senyawa anti inflamasi dan antispasmodik yang diyakini para ahli dapat mengurangi kontraksi otot dan pembengkakan yang terkait dengan nyeri haid.

Apa saja yang termasuk? Biji adas Kayu manis

Jahe Pycnogenol atau ekstrak kulit pinus Daun dill atau adas sowa

Jika ingin megonsumsi herbal tersebut, selalu pastikan Anda membeli herbal atau suplemen dari toko tepercaya karena tidak diatur. Meskipun sebagian besar pengobatan herbal ini memiliki sedikit efek samping, tapi akan lebih baik tanyakan dulu kepada dokter sebelum mencobanya. Kurkumin, bahan kimia alami dalam kunyit, dapat membantu meredakan gejala sindrom pramenstruasi (PMS).

Sebuah studi pada 2015 mengamati 70 wanita yang mengonsumsi dua kapsul kurkumin selama 7 hari sebelum menstruasi dan tiga hari setelahnya. Peserta melaporkan penurunan PMS yang signifikan. Kunyit diyakini ampuh mengatasi rasa nyeri berupa kram perut, karena kandungan kurkuminnya bisa menghambat produksi prostaglandin berlebih yang ada dalam rahim.

Namun, konsumsi kunyit atau olahan kunyit terlalu banyak sebagai obat nyeri haid juga tidak dianjurkan karena berisiko terserang sakit mag dan sakit perut. Melansir Medical News Today, menjaga pola makan yang sehat dapat sangat membantu dalam mengatasi dan mencegah nyeri haid. Sebuah studi pada 2016 dari 250 wanita menemukan perbedaan signifikan antara nyeri haid pada wanita yang mempertahankan gaya hidup sehat dan mereka yang tidak.

Pada umumnya, diet yang diarahkan untuk mengurangi nyeri haid harus tinggi pada makanan bukan olahan, serat, dan tumbuhan. Cobalah makanan berikut ini: Pepaya yang kaya akan vitamin

Beras merah yang mengandung vitamin B 6 yang dapat mengurangi kembung Kacang kenari, almond, dan biji labu yang kaya akan mangan yang dapat meredakan kram Minyak zaitun dan brokoli yang mengandung vitamin E

Ayam, ikan, dan sayuran berdaun hijau mengandung zat besi yang hilang saat menstruasi Biji rami mengandung omega 3 dengan sifat antioksidan, yang mengurangi pembengkakan dan peradangan Mineral boron untuk membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor serta mengurangi kram menstruasi

Sebuah studi pada 2015 yang mengamati 113 mahasiswa menemukan bahwa boron dapat mengurangi intensitas dan lamanya nyeri haid. Makanan yang mengandung boron tinggi di antaranya yakni: Alpukat

Selai kacang Plum Buncis

Pisang Anda juga dapat mengonsumsi suplemen boron, jika makanan Anda tidak cukup. Namun, Anda harus berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen boron.

Konsumsi makanan yang mengandung kalsium juga baik saat wanita dihadapkan pada persoalan nyeri haid. Kalsium adalah mineral yang dapat membantu mengurangi kram otot saat haid. Mayo Clinic merekomendasikan asupan kalsium setidaknya 1.000 miligram (mg) per hari untuk wanita berusia antara 19 dan 50 tahun.

Beberapa makananan yang mengandung kalsium tinggi, meliputi: Produk susu Biji wijen

Kacang almond Sayuran berdaun hijau Kalsium juga tersedia dalam bentuk suplemen.

Tetapi, bicarakan dengan dokter dulu sebelum Anda ingin mengonsumsi suplemen untuk mengetahui apakah itu aman atau tidak. Kedengarannya mungkin aneh, tetapi minum air dapat membuat tubuh tidak menahan air dan membantu menghindari rasa kembung yang menyakitkan selama menstruasi. Air hangat atau panas biasanya lebih baik untuk mengatasi kram, karena cairan panas meningkatkan aliran darah ke kulit dan dapat mengendurkan otot yang kram.

Anda juga bisa makan makanan berbahan dasar air untuk meningkatkan hidrasi, seperti: Selada Seledri

Mentimun Semangka Beri, termasuk stroberi, blueberry, dan raspberry

Ide untuk berolahraga segera sebelum atau selama menstruasi mungkin tidak menarik bagi para wanita. Tapi, olahraga nyatanya dapat melepaskan hormon endorfin. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga efektif dalam mengurangi nyeri haid dan bahkan dapat menghilangkan atau mengurangi kebutuhan akan obat pereda nyeri.

Aktivitas sedang seperti berjalan dapat bermanfaat selama menstruasi sebagai ganti aktivitas yang lebih berat. Yoga adalah olahraga ringan yang juga melepaskan endorfin dan membantu mencegah atau mengurangi gejala menstruasi. Dalam sebuah studi pada 2011, para peneliti menemukan tiga pose yoga yang berbeda, yakni kobra, kucing, dan Ikan secara signifikan dapat mengurangi intensitas dan durasi rasa sakit selama menstruasi untuk wanita muda berusia 18 hingga 22 tahun.

Apabila rasa nyeri haid sudah tidak bisa diatasi sendiri dengan berbagai cara tersebut dan malah semakin hebat, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Ini 7 Alasannya Mengapa Vaksinasi Dewasa wajib Dilakukan

– Vaksinasi kerap dihubungkan hanya untuk bayi. Padahal vaksinasi saat dewasa pun tak kalah penting seperti diberikan saat bayi. Terlebih semakin bertambahnya usia, daya tahan tubuh juga semakin menurun. Sehingga diperlukan pencegahan penyakit yang ada vaksinnya sebagai perlindungan spesifik. Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD mengatakan prinsipnya, vaksin adalah suatu zat yang bila diberikan memicu kekebalan yang spesifik.

Misalnya vaksin Hepatitis B, spesisfik untuk mencegah penyakit Hepatitis B. Kandungan utama di vaksin berisi antigen atau komponan virus yang dapat dikenali oleh tubuh. Sehingga tubuh membuat antibodi.

Ia menjelaskan, proses pembuatan vaksin sangat kompleks. Ketika vaksin sudah bisa digunakan di masyarakat, telah melewati serangkaian penelitian dan uji coba agar efektif dan aman digunakan secara massal. “Membuat vaksin itu sulit bahkan lebih sulit daripada bikin obat karena vaksin untuk pencegahan. Keamanan itu nomor satu. Proses panjang harus dilewati, setelah jadipun harus dilakukan penelitian ke hewan, lalu manusia bahkan hingga mencapai ribuan orang. Sehingga baru didapatkan hasilnya aman dan efektif,” tegas dokter Dirga saat talkshow dengan tema ‘Mengapa Vaksin Penting? Perlukah Untuk Orang Dewasa’, Kamis (15/10/2020).

Vaksinasi sampai saat ini telah dibuktikan sebagai tindakan yang efektif, aman, dan murah sebagai pencegahan penyakit tertentu. Ada data yang menyebutkan bahwa sebelum ditemukan vaksin dan sesudah ditemukan vaksin, terjadi penurunan hingga 90 persen. Bahkan beberapa penyakit bisa hilang dari muka bumi karena kefektifan vaksinasi.

“Paling fenomenal smallpox (cacar) yang sudah musnah sejak 1979. WHO (World Health Organization) menyebutkan setidaknya setiap tahun ada 2 3 juta nyawa diselamatkan oleh vaksinasi,” katanya lagi. Seringkali orang lebih mengedepankan efek samping dari vaksinasi ketimbang manfaatnya yang besar. Padahal, menurut dokter Dirga, dalam hal apapun sebenarnya dibalik manfaat ada juga risiko.

Seperti halnya makan nasi, bila kebanyakanpun bisa jadi risiko, diantaranya obesitas, dan diabetes. Sementara vaksinasi yang sejak proses pembuatannya sudah mengedepankan keamanan, kalaupun ada efek samping sifatnya sangat ringan dan lokal. Seperti nyeri di bekas suntikan, dan kadang disertai demam. Padahal demam juga bisa diartikan tubuh sedang bekerja dan terstimulasi dengan adanya vaksin yang masuk ke tubuh.

Sejak mendapatkan ijin edar di suatu negara, vaksin selalu dipantau oleh lembaga resmi. Bila di Indonesia oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dokter Dirga menjelaskan, saat ini ada percepatan yang luar biasa untuk dapat memproduksi vaksin Covid. Namun, dalam kondisi yang luar biasa dipercepat sekalipun, segi keamanan tetap jadi prioritas, bahkan mendahului keefektifannya. “Untuk membuat vaksin bisa membutuhkan waktu 10 15 tahun untuk satu vaksin. Pada uji hewan normalnya bisa 1 2 tahun. Pada vaksin Covid terjadi keadaan luar biasa sehingga ada upaya percepatann. Sekalipun dipercepat tapi tidak ada tawar menawar dari sisi keamanan. Sehingga terus dipantau keamanan dan efektifitasnya,” tegasnya.

Vaksinasi covid menjadi penting untuk mendapatkan kekebalan imunitas, dengan harapan cakupan vaksin luas sehingga ada kekebalan bersama dan tercapai herd immunity. Herd immunity adalah kondisi di mana sebagian besar orang dalam suatu kelompok telah memiliki kekebalan terhadap penyakit infeksi tertentu. Dalam kondisi pandemi Covid 19, sulit mendapatkan kekebalan alamiah.

“Untuk mendapatkan herd immunity, dibutuhkan sedikitnya 60 70 persen, yang mendapatkan kekebalan imunitas dalam hal ini vaksinasi,” jelasnya. Karena proses vaksinasi yang menyeluruh diperlukan waktu dan bertahap, nantinya ada prioritas mendapatkan vaksin lebih dahulu. Biasanya akan didahulukan para tenaga kesehatan, orang dengan penyakit kronis, orang yang punya risiko tinggi dan masih aktif misalnya guru. Mengapa Orang Dewasa Perlu Vaksinasi? Menurut dokter Dirga, ada tujuh poin penting mengapa orang dewasa penting melakukan vaksinsi, yakni:

1. Belum pernah divaksinasi pada saat kecil. 2. Lansia, dimana antibodi turun akibat penuaan dan perlu vaksinasi ulang. 3. Punya penyakit kronis (contoh: diabetes, sakit jantung) sehingga lebih rentan.

4. Risiko pekerjaan,contohnya tenaga kesehatan. 5. Terkait kehamilan: infeksi menyebabkan cacat janin. 6. Perilaku berisiko,contoh perokok.

7. Alasan bepergian (travelling, umroh, haji). Dr Purnamawati Sujud, SpA(K), MMped dari Yayasan Orang Tua Peduli (YOP) mengatakan, setiap tahun, dibulan April, WHO mencanangkan pekan imunisasi. Tahun ini tema yang diambil adalah vaccine works for all. Hal ini mengingatkan bahwa imunisasi adalah hak semua orang lintas usia, sejak dari lahir, anak aank, remaja, dewasa, dan lansia.

Walaupun, sampai sekarang tidak sedikit masyarakat yang menganggap kalau imunisasi adalah program untuk anak saja. “Masyarakat kadang lupa anak anak butuh orangtua yang sehat, untuk jadi sehat mencegah upaya terbaik, efektif, murah, dan hasilnya baik. Pada dewasa penting utuk imunisasi karena dengan bertambahnya usia, daya tahan tubuh menurun, dan membawa penyakit,” kata dokter Purnamawati. Pada imunisasi anakpun, cakupan di Indonesia masih rendah.

Riset Kesehatan Dasar 2018 menyebutkan, cakupan imunisasi di Indonesia pada anak anak hanya mencapai 53,7 persen, jumlah ini menurun sejak pandemi. Apalagi cakupan imunisasi pada orang dewasa lebih rendah lagi. Padahal untuk memutus rantai terjadinya penyakit infeksi, sejauh ini, vaksinasi masih jadi upaya yang efektif.

Walaupun upaya preventif secara umum dengan perilaku sehat, sementara preventif spesifik dengan imunisasi. “Ada dua alasan penting imunisasi untuk melindungi diri sendiri dan orang orang di sekitar kita,” ujar dr Purnamawati. Pasalnya ada beberapa anak yang tidak bisa divaksinasi sehingga membutuhkan lingkungan yang mayoritas sudah menjalani imunisasi. Misalnya anak yang menjalani transplantasi hati, tidak bisa mendapatkan vaksin, terutama vaksin ‘hidup’ seperti cacar air, BCG. Ada jenis vaksin berdasarkan kandungannya. Ada vaksin mati atau vaksin tidak aktif adalah jenis vaksin yang mengandung virus atau bakteri yang sudah dimatikan pada suhu tinggi atau proses kimia, contohnya vaksin polio, vaksin DPT.

Ada juga vaksin hidup, yakni vaksin yang tetap dibiarkan hidup tapi dilemahkan, namun sudah tidak menyebabkan penyakit lagi. Sejauh ini, ada 15 vaksin yang diberikan pada orang dewasa, diantaranya vaksin influenza, HPV, pneumonia. Sampai saat ini, hanya vaksin TD (tetanus) yang diberikan pada ibu hamil yang ditanggung pemerintah.

Sisanya tidak ditanggung pemerintah. Sehingga diharapkan masyarakat bisa melakukan vaksinasi secara mandiri. Dunia saat ini sedang menunggu vaksin Covid 19. Walaupun diperkirakan dalam waktu dekat sudah bisa dilakukan vaksinasi secara massal, namun karena semua negara membutuhkan, mendapat ‘giliran’ untuk vaksinasi Covid 19 bukan perkara mudah. Selama menunggu vaksinasi Covid, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar dilakukan dulu vaksinasi flu dan pneumonia yang saat ini ketersediaan vaksinya sudah ada.

Dari beberapa penelitian yang dilakukan, pada pasien yang telah melakukan vaksin flu dan pneumonia ketika terinfeksi Covid 19, gejalanya lebih ringan dan tidak terjadi perburukan yang fatal. Dokter Dirga mengatakan, melakukan vaksinasi sebagai bentuk pencegahan dan menjadi banteng bagi lingkungannya. Pasalnya bila cakupan vaksinasi rendah, akan cepat terjadi penyebaran (kasus Covid yang belum ada vaksinya menjadi contoh nyata). Begitu ada cakupan vaksinasi yang luas, ketika ada yang sakit atau terinfeksipun penyebarannya dapat diminimalisir. (LIS)

Rokok Murah Biang Kerok Melonjaknya Jumlah Perokok Anak Survei Yayasan ALIT

Terjangkaunya harga rokok dinilai menjadi pemicu terjadinya peningkatan perokok anak di Indonesia. Hal ini terungkap dalam hasil survei perokok anak yang dilakukan sejumlah pegiat perlindungan anak bersama Yayasan ALIT Indonesia. “Kami melihat dari beberapa wilayah dampingan ALIT, banyak sekali anak anak yang sudah merokok di saat tubuhnya belum mampu menerima paparan zat atau kandungan berbahaya dari rokok,” ujar Lisa Febriyanti, Tim Baseline Survey Yayasan ALIT Indonesia, dalam pemaparan hasil survei di Surabaya, Senin (28/9/2020). Dia melanjutkan paparan temuan di lapangan tentang perokok anak pada 506 responden dari lima wilayah cluster yang disurvei di Jawa Timur.

Hasil survei menunjukkan, dari seluruh responden yang diwawancarai, sebanyak 87% perokok anak memiliki anggota keluarga dewasa yang juga merokok. Selain itu, sebanyak 85% anak tersebut pernah diminta atau disuruh orang dewasa untuk membeli rokok. “Yang memprihatinkan adalah 87% dari anak mengaku sebagai perokok aktif atau merokok sudah menjadi keseharian mereka, dan sebagian besar dari mereka sudah mulai merokok di usia 13 14 tahun,” ujar Lisa. Tim Survei juga menemukan bahwa ada anak berusia lebih muda yang sudah mulai merokok yakni di usia lima tahun.

“Sebanyak 79% perokok anak membeli sendiri rokoknya, dan ternyata sebanyak 72% penjual rokok membiarkan anak anak membeli rokok,” ujarnya lagi. Dalam survei juga ditemukan bahwa rata rata perokok anak mengggunakan sebagian uang sakunya untuk membeli rokok. “Harga rokok yang dibeli anak bervariasi, dari pernyataan responden dan dibandingkan dengan harga pada pita cukai, terdapat beberapa merek yang didapatkan anak anak secara lebih murah. Temuan kami, ada anak anak yang mendapatkan rokok lebih murah dibandingkan harga yang dibanderol,” ujarnya. Dalam hal ini Yayasan ALIT Indonesia menyoroti peraturan pemerintah mengenai cukai rokok dan kaitannya dengan jangkauan anak anak.

“Saat ini ada kenaikan cukai, tapi kemudian kami juga melihat ada aturan yang absurd yakni Perdirjen Bea Cukai 37/2017 yang membolehkan menjual rokok di bawah 85% dari banderol asal tidak lebih di 40 kota pengawasan bea cukai,” ujarnya. Hal ini dinilai menjadi sorotan karena dengan aturan yang masih ada, masih akan mungkin ditemukan harga rokok di bawah 85% dari batasan yang seharusnya sehingga harganya menjadi lebih murah dari yang tertera pada pita cukainya. Hal inilah yang membuat anak anak makin mudah untuk menjangkau rokok. Direktur Eksekutif Yayasan ALIT Indonesia Yuliati Umrah mengatakan pihaknya secara tegas berharap agar pemerintah mencabut segala aturan yang masih memungkinkan rokok dijual lebih murah lagi.

“Saya setuju kalau ketentuan tersebut dihapus saja. Harga rokok sudah terlalu murah kalau diperbolehkan dijual di bawah 85%. Anak pasti bisa beli dengan uang sakunya,” ujarnya. Dia mengatakan bahwa Yayasan ALIT Indonesia mengusulkan kepada pemerintah untuk mencabut ketentuan tersebut demi melindungi anak anak dari ancaman rokok. Dalam kesempatan yang sama, Pengamat Politik Masalah Pemerintahan dari Universitas Airlangga (Unair) Kris Nugroho menduga bahwa masih terdapat celah dari penegakan regulasi. “Perusahaan rokok bisa bermain untuk memanfaatkan kelemahan suatu produk hukum. Yang bisa kita cermati di sini adalah aturan itu sudah termasuk keputusan ekonomi politik yang merupakan titik temu berbagai kepentingan bisnis rokok dengan kementerian,” ujarnya.

Kepala Pusing & Mengantuk saat Diajak Ngobrol Gejala Tanda-tanda Radang Otak

Kenalilah gejala radang otak. Radang bisa mengenai organ tubuh di mana saja. Namun bila mengenai otak tentu dampaknya tidak bisa dianggap remeh. Otak bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. Bisa dibayangkan bila kinerja otak terganggu karena radang. Radang otak terjadi ketika infeksi menembus otak yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, ataupun parasit.

Radang yang bila diabaikan, akan menyebabkan pembengkakan dan akhirnya penyebab bermacam macam tergantung area mana dari otak tersebut yang kena. “Radang otak suatu penyakit yang timbul dari reaksi radang pembengkakan di jaringan otak. Penyebabnya bisa macem macam, dan akan mempengaruhi kena di mana (radang tersebut—red) di daerah tertentu di otak tersebut,” kata dokter spesialis saraf dari Rumah Sakit Sint Carolus Summrecon Serpong dr Evelyn Johnlin, Sp.S saat IG Live di acara Senin (7/9/2020). Dampak dari radang otak ini bisa menyebabkan tidak bisa bicara karena mengenai bagian yang mengatur bahasa, penglihatan, dan lainnya.

Selain itu juga bisa menyebabkan tak sadarkan diri, dan tak jarang juga merengut nyawa karena parahnya radang yang ditimbulkan. “Mengingat otak adalah pengatur dan perencana dari tubuh. Bila ada gejalanya harus segera dikonsultasikan ke dokter untuk mencegah keparahan yang ditimbulkan. Seperti juga penyakit lain, semakin dini ditangani keberhasilan kesembuhannya akan lebih besar daripada datang ke dokter dalam kondisi yang sudah parah,” ujar dokter Evelyn. Sepanjang hidup mungkin orang sudah pernah merasakan pusing. Namun seringkali hanya tidur saja pusing sudah hilang.

Karena itu, wajib diwaspadai bila pusing disertai

Ini 5 Tanda Gangguan Jiwa yang Jarang Disadari Pelaku Penikaman Syekh Ali Jaber Diduga Sakit Jiwa

Pelaku penyerangan dan penusukan pada pendakwah Syekh Ali Jaber saat berdakwah di Lampung, Minggu kemarin (13/9/2020), diduga mengalami gangguan jiwa. Kepolisian setempat akan menerapkan tes kejiwaan pada yang bersangkutan. Ganggaun jiwa beragam adanya menurut para ahli. Sifatnya pun berbeda beda.

Namun terdapat tanda tanda umum yang bisa dikenali meski jarang kita sadari. Berikut tanda tanda gangguan jiwa yang dikutip dari The American Psychological Association : Jika seseorang bertindak seperti orang yang sangat berbeda, tidak bertindak seperti biasa yang dilakukannya.

Marah, lalu tiba tiba sedih dan kemudian tertawa, merupakan contoh perubahan emosi parah adalah tanda gangguan jiwa harus segera ditangani, terutama jika berlangsung terus menerus. Seseorang menutup diri secara sosial, menarik keterlibatan sosial mereka, ataupun lebih banyak menghabiskan waktu sendirian, menjadi tanda serius seseorang memiliki masalah pada kesehatan mental. Orang yang memiliki gangguan jiwa sering kehilangan tak merawat diri mereka dari segi kesehatan dan kesejahteraan. Mereka juga kerap berperilaku berisiko.

Mereka tak menjaga kebersihkan dan kurang memperhatikan penampilan, merupakan kemungkinan indikasi masalah mental. Orang yang memiliki gangguan jiwa juga terlihat gampang menyerah, putus asa, dan tidak semangat dalam menjalani hidup. Jika Anda memiliki kerabat, saudara, orang terdekat yang memiliki tanda tanda di atas, mungkin tidak bisa langsung menganggap mereka mengalami gangguan jiwa.

Namun, tanda tanda di atas dapat menjadi pertanda seseorang segera ditangani serius, apabila sudah menggangu kemampuan belajar, bekerja, dan bersosialisasi. Diharapkan pula untuk tidak menanamkan stigma negatif pada mereka yang memiliki gangguan jiwa.