Sayit witha Article

Blog Sayit witha

Tag Archive : running news

Mantan Ketua PARFI Gatot Brajamusti Meninggal karena Sakit yang Lama Diderita Bukan Akibat Covid-19

Mantan Ketua Parfi Gatot Brajamusti meninggal dunia di RS Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (8/11/2020) sore. Jenazah Aa Gatot, demikian sapaan akrabnya, segera dibawa ke Sukabumi, Jawa Barat, untuk dimakamkan. Juru Bicara Parfi Evry Joe membenarkan kabar duka tersebut ketika dihubungiWarta Kotamelalui telepon, Minggu petang.

Selebritas dan guru spiritual Gatot Brajamusti saat tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/4/2018). Gatot Brajamusti divonis sembilan tahun kurungan penjara, karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana asusila terhadap Citra tri Putri alias CP. (Warta Kota/Nur Ichsan) MenurutEvryJoe,GatotBrajamustimeninggaldunia karena sakit. "AaGatotBrajamustimeninggaldunia bukan karena Covid 19. TetapiGatotBrajamustisudah sakit sejak lama," kataEvryJoe. Setahu Evry Joe, Gatot Brajamusti pernah memiliki riwayat sakit stroke hingga menjalani perawatan di RS Pengayoman, Cipinang.

"Jenazah AaGatotBrajamustiakan segera dibawa dan dimakamkan di Sukabumi," kataEvryJoe. Saat meninggal dunia,GatotBrajamustimasih menjalani penahanan di LP Cipinang akibat beberapa kasus yang menjeratnya. Gatot Brajamusti ditangkap polisi bersama penyanyi Reza Artamevia di Mataram, Nusa Tenggara Brat, medio Agustus 2016.

Gatot Brajamusti saat mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Selasa (24/4/2018). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo) Ketika ditangkap,GatotBrajamustibaru terpilih kembali sebagai Ketua UmumParfiperiode 2016 2021. Saat penangkapan dilakukan,GatotBrajamustidiketahui memiliki dan memakai narkotika jenis sabu sabu. Dari penangkapan tersebut, Gatot Brajamusti juga terseret dalam beberapa perkara hukum lain seperti kepemilikan satwa liar, senjata api ilegal, dan pelecehan seksual.

Untuk kasus narkotika di Mataram, Gatot dijatuhkan hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp 1 miliiar subsider tiga bulan kurungan penjara. Selain kasus narkoba,GatotBrajamustijuga tersandung kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal, satwa langka, dan juga tinda pidana asusila terhadap anak dibawah umur. Gatot Brajamusti divonis hukuman atas dua kasusnya, yakni kasus narkoba di Pengadilan Mataram dengan vonis selama 10 tahun, dan kasus pelecehan seksual dengan vonis 9 tahun penjara.

Jokowi Sebut 180 Juta Orang akan Divaksin Covid-19 Desember – Januari

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa situasi ekonomi yang sulit sekarang ini akan berangsur pulih setelah vaksinasi Covid 19. Hal itu disampaikan Presiden kepada sejumlah pedagang mikro dan kecil yang menerima bantuan modal kerja (BMK) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (30/9/2020). "Nah kalau vaksin sudah mulai disuntikan artinya situasinya akan kembali menuju kepada normal kembali," kata Presiden.

Apabila proses uji klinik berjalan lancar, vaksin Covid 19 diprediksi akan mulai diberikan kepada masyarakat pada akhir Desember atau Januari mendatang. "Semoga nanti, seperti tadi saya sampaikan vaksinnya segera bisa disuntikkan, Insyaallah Desember, tapi kalau meleset meleset Januari," katanya. Hanya saja menurut Presiden proses vaksinasi tersebut memerlukan waktu untuk memproduksinya.

Mengingat jumlah masyarakat yang akan divaksinasi nantinya yakni antara 170 juta 180 juta orang. Oleh karena itu Presiden meminta para pedagang untuk bekerja keras agar tetap bertahan berjualan di tengah Pandemi Covid 19. "Tetapi juga perlu bapak ibu tahu yang disuntik itu kurang lebih 170 180 juta, butuh berapa bulan , juga ini memerlukan kerja keras kita semua," pungkasnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyalurkan Bantuan produktif untuk pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia. Bantuan senilai Rp 2,4 juta tersebut akan akan disalurkan kepada 12 juta penerima. Bantuan yang diberikan merupakan bagian dari program perlindungan sosial bagi masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid 19.

Komisi X DPR Minta Kemendikbud Waspadai Klaster Pendidikan

Komisi X DPR meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mewaspadai munculnya klaster pendidikan, seiring meningkatnya jumlah kasus positif Covid 19 di tanah air. Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda mengatakan, beberapa wilayah seperti Tangerang Selatan, telah muncul kasus Covid 19 di kalangan pendidik yang diduga kuat terpapar saat menjalankan tugas di sekolah. "Kondisi ini harus diwaspadai agar jangan sampai terjadi di wilayah lain,” ujar Huda kepada wartawan, Jumat (4/9/2020).

Menurutnya, meskipun saat ini sebagian sekolah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), namun di sejumlah wilayah para guru tetap wajib ke sekolah. Selain memandu siswa yang sedang PJJ, para guru juga mengerjakan berbagai pekerjaan administratif di sekolah. “Kondisi ini membuat para guru rentan tertular virus karena harus beraktivitas di luar rumah, di mana terkadang mereka abai terhadap protokol Kesehatan,” ujarnya.

Munculnya klaster pendidikan di Tangerang Selatan, kata Huda, merupakan peringatan jika sekolah bisa menjadi klaster baru dalam penularan Covid 19. "Kami berharap Kemendikbud terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan di daerah melakukan monitoring terhadap kondisi kesehatan para guru dan siswa di wilayah hijau dan kuning yang telah menggelar kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka,” tuturnya. Di sisi lain, Huda juga meminta Kemendikbud terus menyempurnakan konsep PJJ, apalagi saat ini ada alokasi anggaran hampir Rp 7 triliun untuk pembelian kuota data bagi siswa dan guru yang melakukan PJJ.

“Kami berharap agar siapa yang berhak, mekanisme distribusi, hingga monitoring pemberian anggaran bisa segera disampaikan Kemendikbud kepada publik," papar politikus PKB itu.

Saya Bercerai di Hari Ulangtahun Kiwil Meggy Wulandari

Meggy Wulandari merasa sangat bersyukur akhirnya bisa berpisah dari suaminya, pelawak Kiwil (48). Rasa syukur tersebut dikarenakan memang perpisahan sudah dinantikan oleh Meggy Wulandari yang terhitung sudah 17 tahun menjadi istri kedua dari Kiwil. "Bersyukur karena memang gugatan saya dikabulkan majelis hakim," kata Meggy Wulandari yang didampingi kuasa hukumnya, Soraya dalam jumpa pers putusan cerai dengan Kiwil, di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2020).

Meggy mengatakan bahwa gugatan cerainya kepada Kiwil diputus Majelis Hakim pada 10 Agustus 2020 lalu. Namun, ibu tiga anak itu tak hadir ke persidangan dikarenakan sedang sakit dan diwakili oleh kuasa hukumnya saja. "Jadi putusan cerai itu diputus di hari yang pernah saya rasakan bahagianya dan hari bahagia ayahnya anak anak, itu tepat di hari ulang tahun mas Kiwil," ucapnya.

Meggy mengungkapkan bahwa ketika agenda putusan cerai dengan pria bernama asli Wildan Delta itu, ia sedang sakit dan tak sanggup pergi ke Pengadilan. "Saya sedang sakit waktu itu. Sampai sekarang masih sakit juga. Tapi saya tak mau membicarakan sakit saya, saya ingin mengungkapkan kebahagiaan saya akhirnya bisa lepas dengan Mas Kiwil," jelasnya. Lebih lanjut, setelah resmi bercerai, Meggy Wulandari menegaskan dirinya sedang menata kehidupan barunya dengan status janda.

"Saya ingin introspeksi diri dan sudah saatnya saya membuka hati," ujar Meggy Wulandari. Diberitakan sebelumnya, Meggy Wulandari resmi menikah dengan Kiwil pada tahun 2003. Namun, pernikahan mereka kandas di tahun 2011 dengan memiliki dua orang anak. Kemudian, Meggy kembali dinikahi oleh Kiwil di tahun 2013. Selama tujuh tahun menikah kedua kalinya, Meggy dan Kiwil memiliki satu orang anak hingga mereka memiliki total tiga anak dalam dua kali menikah.

Namun sebelum mereka menikah di tahun 2013, Kiwil sudah memiliki istri bernama Rochimah yang dinikahinya pada 28 Februari 1998 itu. (Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo/ARI).

Pengumuman Resmi dari Menkes Soal Klaim Obat Covid-19 yang Belum Jelas Doni Monardo

Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, Doni Monardo, angkat bicara soal klaim obat covid 19. Ia meminta para influencer seperti youtuber atau yang memiliki pengaruh dan pengikut dalam jumlah besar di media sosial untuk tidak membuat pernyataan atau menyajikan informasi seenaknya terkait dengan Covid 19. Doni mencontohkan adanya informasi mengenai obat Covid 19 dari sejumlah pejabat ataupun influencer.

Doni mengatakan Satgas akan dengan senang hati menerima berbagai masukan dari pihak mana pun, termasuk jika ada informasi mengenai obat tradisional atau jamu yang selama ini berdampak pada ketahanan tubuh manusia. "Tapi tidak boleh klaim ini obat, karena sangat berbahaya saat pihak tertentu apalagi figur yang menyatakan ini obat. Sampai sekarang ini belum ada obat Covid 19, dan vaksin pun masih dalam proses," kata Doni di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (6/9/2020). Sejak berabad lalu, katanya, masyarakat Indonesia memang sudah terbiasa mengonsumsi jamu.

Namun dalam hal pengobatan, termasuk untuk Covid 19, tidak boleh ada yang mengklaimnya sebagai obat selain Menteri Kesehatan RI. "Tapi klaim sebagai obat tidak dibenarkan, karena ini ada tahapan uji klinis dan ini izin dari BBPOM dan Kemenkes. Masyarakat dimohon untuk pahami ketentuan itu," katanya. Doni pun meminta para influencer untuk bisa mengedukasi masyarakat lebih baik dengan menyajikan informasi dari para ahli yang berkompeten.

Di sisi lain, masyarakat dituntut untuk lebih cerdas dalam menyikapi berbagai informasi di media sosial. "Sekali lagi jangan terpancing, jangan ada yang terpengaruh. Kalau toh ini obat sudah bener, maka pengumuman resmi bukan dari orang per orang, tapi resmi dari Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto. Selain itu tidak ada," katanyam Dengan demikian, katanya, tidak boleh ada pihak lain yang mengklaim sebuah temuan atau bahan apapun adalah obat Covid 19. Hal ini akan berbahaya jika ada publik figur yang menyebut ada bahan yang bisa menjadi obat Covid 19.

Doni mengatakan tidak masalah dengan penggunaan obat herbal untuk menangkal berbagi jenis penyakit. Namun, ketika obat yang diklaim sebagai obat diperjualbelikan agar dikonsumsi banyak orang, maka harus melalui serangkaian uji klinis. Termasuk mendapat izin edar dari BPPOM dan Kementerian Kesehatan